Kamis, 22 Desember 2011

PERSENJATAAN PRAJURIT ACEH

Rencong

Rencong (Bahasa Aceh: reuncong) adalah senjata tajam belati tradisional Aceh, di pulau Sumatera Indonesia bentuknya menyerupai huruf "L". Rencong termasuk dalam kategori belati yang berbeda dengan pisau atau pedang.

Sikin Panjang
Sikin Panjang adalah pedang yang berasal dari Sumatera Indonesia. Sikin Panjang adalah senjata pertempuran paling populer di yang digunakan penduduk Sumatera bagian Utara. Pada tahun-tahun awal Perang Aceh melawan Belanda (1873-1900) banyak sikin panjang dibuat, terutama sebelum tahun 1879 ketika belum ada perlucutan senjata penduduk. Penyebaran sikin panjang terbatas di Aceh dan Gayo (dengan nama lain luju naru), tetapi juga di Alas (dengan nama andar).

Perisai Awe

Perisai Awe atau Peurise Awe adalah perisai yang berasal dari Aceh Indonesia. Perisai ini adalah perisai yang digunakan oleh pasukan aceh waktu berperang melawan belanda dalam perang aceh.

Perisai Teumaga

Perisai Teumaga atau Peurise Teumaga adalah perisai yang berasal dari aceh Indonesia. Sama seperti Perisai Awe, Perisai Teumaga adalah perisai yang juga digunakan prajurit aceh saat perang melawan Belanda dalam perang aceh pada abad ke 19. Perisai ini lebih kuat daripada perisai awe karena perisai teumaga dibuat dari bahan logam.

Siwah

Siwah adalah senjata tajam sejenis dengan rencong yang juga merupakan senjata untuk menyerang. Bentuknya hamper sama dengan rencong tetapi siwaih ukurannya (baik besar maupun panjang) melebihi dari rencong. Siwaih sangat langka ditemui, selain harganya mahal, juga merupakan bahgian dari perlengkapan raja-raja atau ulebalang-ulebalang. Namun demikian untuk siwaih yang telah diberikan hiasan emas dan permata pada sarung dan gagangnya lebih berfungsi sebagai perhiasan dari pada sebagai senjata.

Peusangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar