Minggu, 22 Januari 2012

GOA GAJAH - BALI INDONESIA



Pura Goa Gajah adalah salah satu obyek wisata di Bali,Pura Goa Gajah ini terletak di Desa Bedulu, kecamatan Blahbatuh kabupaten daerah tingkat II Gianyar. Kalau dari Denpasar berjarak kurang lebih 26 Km, lokasi ini sangat mudah di Capai bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi tempat ini.
Pura Goa Gajah ini merupakan pusat kerajaan Bali kuna, dan merupakan salah satu situs peninggalan sejarah di bumi Nusantara, Goa Gajah ini lebih tepat di sebut pura , namun karna berbentuk goa, maka di namai Pura goa gajah.
Di dalam pura goa gajah ini di lingkupi oleh persawahan dengan keindahan ngarai sungai petahu, tempat ini juga beradadi jalur obyek wisata Denpasar-Tampaksiring-Danau Batur-Kintamani. Di sekitar Pura goa gajah ini terdapat tempat-tempat bersejarah sepertiYeh Pulu,
Samuan Tiga, Gedung Arca, Arjuna Metapa, Kebo Edan, Pusering Jagat, Penataran Sasih dan lain-lain. Namun samapai saat ini belum ada yang tau asal-usul Pura Goa Gajah ini secara pasti. . Nama ini perpaduan nama Pura Guwa (sebutan masyarakat setempat) dengan nama kuna yang termuat dalam prasasti-prasasti yakni Ergajah dan Lwa Gajah. Nama-nama Anta Kunjarapada dan Ratna Kunjarapada itu dari akhir abad kesepuluh sampai akhir abad ke Empat belas ( Negara Kertagama ). Kekunaan ini didukung oleh Peninggalan Purbakala.

Di pelataran Pura Goa Gajah terdapat petirtaan kuno 12 x 23 M2, terbagi atas tiga bilik. Dibilik utara terdapat tiga buah Arca Pancuran dan di bilik Selatan ada Arca Pancuran pula sedangkan di bilik tengah hanya terdapat apik arca. Lebih kurang 13 meter di sebelah utara Petirtaan terdapat Goa atau Ceruk Pertapaan berbentuk huruf T. Lorong Goa berukuran : lebar 2,75 M, tinggi 2,00 M. Dikiri kanan lorong terdapat ceruk-ceruk untuk bersemedi, jumlahnya 15 buah. Pada ceruk paling Timur terdapat Trilingga dan diujung Barat terdapat Arca Ganeca.

Dihalaman Pura Goa Gajah diketemukan pula Fragmen bangunan yang belum bisa direkonstruksi. Tembok keliling menjadi penanggul tebing disebelah Barat pula ini. Lebih kurang 100M disebelah Selatan Petirtaan didapati sisa-sisa Percandian Tebing. Sebagian kaki candi itu masih ada bagian – bagian yang lain telah runtuh ke kaki yang ada didepannya. Sebuah Chatra berpayung 13 tergeletak ditepi kaki itu. Badan candi itu memakai hiasan yang sangat indah. Ada pula bagian Chatra bercabang tiga. Dua buah Arca Budha dengan sikap Dhynamudra diletakkan pada sebuah tahta berdekatan dengan ceruk yang hampir jebol. Berhadapan dengan percandian ini terdapat sebuah ceruk pertapaan pula. Didepan ceruk ini dibangun balai peristirahatan dan sebuah  kolam. Bila Anda merasa lapar atau ingin membeli sesuatu saat Anda di tempat ini, Anda tak perlu khawatir karena di tempat ini terdapat kios-kios kesenian dan rumah makan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar