Minggu, 01 Januari 2012

KAIN TENUN TORAJA


Kain tenun Toraja adalah kerajinan tangan dari Tanah Toraja yang keberadaannya terus dilestarikan dan dikembangkan. Keistimewaan kain tenun Toraja adalah corak dan warnanya yang khas, berbeda dari kain tenun dari daerah lain di Indonesia. Selain itu, bahan kainnya kuat namun tetap halus dan indah.





Kerajinan tenun Toraja merupakan warisan budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi. Pengrajinnya banyak ditemui di Tanah Toraja bagian Utara. Sampai sekarang para pengrajin tenun Toraja masih menggunakan alat tenun yang tradisional. Alat tenun yang dipakai terbuat dari bahan kayu dan batang bambu. Selain pengrajin tenun, di Toraja Utara juga banyak terdapat  pengrajin pemintal benang. Alat pintal benang yang digunakan juga masih tradisional terbuat dari bahan kayu.





Kain tenun Toraja dapat dikenali dari motif, warna dan tekstur kainnya. Motif yang sering dibuat adalah motif garis-garis vertikal, burung, dan bunga. Sedangkan warna yang digunakan biasanya warna-warna gelap seperti hitam, cokelat, biru tua, dan merah. Tekstur kainnya ada yang halus dan ada juga yang agak kasar.


Kain tenun Toraja dulu dipakai dalam pesta-pesta adat. Namun kini kain tenun ini dapat dipakai oleh siapa saja dan kapan saja. Dalam wawancara dengan Voice Of Indonesia Ibu Erni, penenun dari Toraja Utara, menjelaskan saat ini untuk lebih mengangkat keberadaan tenun Toraja, pemerintah daerah di berbagai daerah di Toraja telah menjadikan kain ini sebagai salah satu seragam kerja.Kain tenun Toraja yang indah ini bisa menjadi buah tangan yang bernilai tinggi jika anda berkunjung ke Tanah Toraja. Pastinya anda ingin memiliki kain tenun yang keindahannya mempesona para pembeli dari Indonesia dan mancanegara.


Budaya adalah salah satu harta berharga yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Perlu pemeliharaan dan kepedulian agar warisan budaya tidak semakin tergerus oleh budaya asing. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk tetap mempertahankan budaya. Seperti halnya kain tenun Toraja. Budaya tenun di Toraja telah menjadi warisan secara turun temurun, dengan tetap mengajarkan kepada anak-anak mereka tentang kegiatan menenun. Sehingga, diharapkan tenun Toraja takkan hilang ditelan jaman. Selain itu, karena tenun telah menjadi salah satu sumber mata pencaharian yang berbasis budaya, maka  aktivitas tersebut sangat membantu melestarikan budaya itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar