Kamis, 23 Februari 2012

ELOKNYA TENUN IKAT FLORES INDONESIA

 
Pulau Flores dikenal dengan kain tenun ikatnya yang memiliki kekhasan dengan corak warna dan motif yang beragam. Kain tenun merupakan warisan budaya yang dimiliki pulau kecil di bagian timur Indonesia itu, sebut saja dua kabupaten Maumere dan Sikka di Flores.
 
Sebuah sentra pengrajin tenun bernama Lepo Lorun, dalam bahasa Sikka artinya rumah tenun-- telah berdiri sejak 2003 di kampung Nita, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur.  Di kampung itu, para pengrajin tenun bekerja dari  remaja  hingga ibu rumahtanggamembuat kain tenun ikat.
 
Ada teknik khusus dalam menenum. Terlebih dulu seorang penenun, memisahkan kapas dari bijinya menggunakan alat bernama Keho. Setelah kapas terpisah, kemudian benang di pintal untuk menghasilkan serat benang, lalu  benang-benang yang telah jadi, digulung menggunakan Seler. Hasil gulungan benang tersebut-- dibuat sebagai bahan dasar tenun untuk menghasilkan motif ikat. Motif khas Flores ini diolah dari benang yang beraneka warna dan direntangkan pada bidang kayu yang disebut Hani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar